Aksi Perjuangan Hak Mahasiswa

IMG_2521.JPG

PRESS RELEASE PASCA AKSI
“MENGGUGAT REKTOR, UANG KULIAH TUNGGAL UPI BERMASALAH!”

UPI, Bandung – Hari ini (06/07/2017) mahasiswa UPI yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UPI turun ke jalan untuk menggugat Rektor UPI, Prof. Dr. H. Asep Kadarohman, M.Si perihal Uang Kuliah Tunggal (selanjutnya ditulis UKT) UPI yang tidak transparan dan belum adanya mekanisme verifikasi UKT, juga polemik UKT mahasiswa semester 9, serta masalah terkait akses fasilitas yang belum 24 jam dan belum cairnya sebagian Iuran Kemahasiswaan yang merupakan hak organisasi kemahasiswaan.

Massa aksi yang hadir pada Aksi Menggugat Rektor kali berjumlah lebih dari 300 orang. Massa aksi menyuarakan gugatan mereka kepada rektor dari Lapangan Berdebu UPI mulai pukul 09.00, dilanjut dengan long march keliling kampus UPI hingga akhirnya menuju Gedung Rektorat UPI.

Orasi demi orasi digaungkan oleh para mahasiswa UPI yang resah akan kondisi permasalahan kampus UPI. Hingga akhirnya tepat pukul 12.28 Rektor UPI, Pak Asep berkenan menjumpai massa aksi untuk mendengarkan aspirasi mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa UPI, dan Koordinator Lapangan Aksi, Fauzan menyampaikan 5 tuntutan Aliansi Mahasiswa UPI kepada Rektor UPI, yaitu: (1.) Memberikan transparansi penyelenggaraan UKT; (2.) Melakukan verifikasi UKT bagi mahasiswa yang membutuhkan; (3.) Menolak pemberlakuan UKT terhadap mahasiswa semester 9 ke atas; (4.) Realisasikan akses fasilitas 24 jam untuk kegiatan kemahasiswaan; dan (5.) Cairkan seluruh Iuran Kemahasiswaan baik yang berasal dari mahasiswa reguler, bidikmisi maupun kerja sama beserta Iuran Kemahasiswaan tahun sebelumnya.

Akhirnya, Pak Asep memberikan jawaban atas 5 tuntutan yang disampaikan oleh Aliansi Mahasiswa UPI, berikut penjelasannya:
1. UPI berencana untuk mempublikasi neraca (laporan) keuangan secara umum di media nasional, dalam hal ini UPI bekerjasama dengan Republika untuk publikasi laporan keuangan. Ditargetkan laporan keuangan tersebut selesai pada esok hari (07/07/2017) namun belum dapat dipastikan waktu publikasinya.

2. Untuk mahasiswa baru yang secara ekonomi betul-betul kurang mampu khususnya mengenai Uang Kuliah Tunggal, kita akan tangani oleh helpdesk di Direktorat Akademik, Gedung BAAK. Nanti silakan daftar ke helpdesk, dan nanti akan dibantu.

3. Untuk UKT mahasiswa yang on going (masih kuliah) yang keberatan dengan UKT nya dapat menghubungi Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan di fakultas masing-masing. Disana akan diverifikasi apakah mahasiswa tersebut layaknya di turunkan UKT nya, diberi bantuan biaya atau di cicil membayarnya.
UPI masih mengkaji secara hati-hati dan cermat mengenai verifikasi ulang UKT.

4. Untuk mahasiswa semester 9, silakan mengisi formulir dan daftar di fakultas melalui Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan paling lambat hari Jumat, 7 Juli 2017. Kontak Wakil Dekan 3 Bidang Kemahasiswaan masing-masing fakultas adalah sebagai berikut:
FPMIPA : Pak Dadi (0852-9434-4402)
FPIPS : Bu Siti Nurbayani (0812-2115-921/0857-2122-8170)
FIP : Pak Sardin (0813-2215-6121)
FPOK : Dr. Mulyana, M.Pd (0813-2005-2175)
FPTK : Bu Ana (0812-2028-0879)
FPBS : Pak Pupung (0812-1940-6291)
FPEB : Pak Bowo (0859-7474-4469)
FPSD : Pak Dadang Sulaeman (0856-2160-398)

5. Rektor UPI mengajak diskusi lebih lanjut bagi mahasiswa yang membutuhkan akses fasilitas 24 jam untuk kegiatan kemahasiswaan.

6. Untuk Iuran Kemahasiswaan baik yang reguler, bidikmisi, dan kerjasama yang belum cair, silakan berikan bukti dan datanya.

Beberapa massa aksi merasa kurang puas dengan jawaban Rektor UPI, salah satunya Tyas. Tyas menyampaikan bahwa seharusnya terjadi perubahan sistem pembayaran kuliah untuk mahasiswa semester 9, karena sistem UKT ini sebetulnya hanya diperuntukkan untuk 8 semester saja dan dinilai tidak relevan lagi. Ada pula massa aksi yang berpendapat apabila neraca (laporan) keuangan UPI yang dilaporkan melalui media massa, maka dikhawatirkan yang disajikan kepada publik adalah laporan keuangan mengenai UKT yang tidak rinci karena sifat laporan keuangan ini adalah keseluruhan institusi dan umum.

Dialog dengan Rektor UPI hanya berlangsung sekitar 20 menit karena Pak Asep sibuk menjamu tamu besar yang datang ke UPI.

#AliansiMahasiswaUPI
#RektorDigugatLagi
#PanjangUmurPerjuangan

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s